Pelaksanaan PSAJ Kelas IX SMP Karya Budi Putussibau Berjalan Dengan Lancar
PUTUSSIBAU – Siswa-siswi kelas IX SMP Karya Budi Putussibau baru saja menyelesaikan Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ) tahun ajaran 2025/2026. Ujian kelulusan ini berlangsung tertib selama enam hari, terhitung sejak Senin (18/5/2026) hingga Sabtu (23/5/2026).
PSAJ ini digelar sebagai tolok ukur pencapaian kompetensi siswa setelah menempuh pendidikan selama tiga tahun, sekaligus menjadi salah satu aspek utama dalam penentuan kelulusan. Sebanyak 12 mata pelajaran diujikan dalam PSAJ kali ini, meliputi Bahasa Indonesia, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), Bahasa Inggris, Pendidikan Pancasila, Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), Informatika, Seni Musik, Prakarya, serta Pendidikan Karakter.
Demi menjaga situasi sekolah tetap kondusif dan tenang selama ujian berlangsung, pihak sekolah mengambil kebijakan untuk meliburkan siswa-siswi kelas VII dan VIII. Kendati demikian, beberapa anggota Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) yang terpilih tetap dihadirkan untuk membantu para guru dalam mengawasi jalannya ujian.
Meskipun PSAJ dilaksanakan secara daring (online) melalui media digital seperti ponsel pintar (smartphone), pelaksanaan ujian dipastikan berjalan dengan jujur. Melalui pengawasan yang ketat dari pihak guru dan anggota OSIS, sekolah menjamin tidak ada celah bagi siswa untuk melakukan kecurangan.
Selama enam hari pelaksanaan, para siswa tampak serius dan fokus dalam mengerjakan setiap soal demi meraih hasil yang terbaik. Dengan selesainya ujian ini, siswa-siswi kelas IX SMP Karya Budi diharapkan mampu membuktikan kesiapan mereka untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Pihak sekolah berharap dedikasi dan kerja keras para siswa selama ini dapat membuahkan hasil yang memuaskan. Selain itu, seluruh pengalaman yang telah didapatkan selama belajar di SMP Karya Budi Putussibau diharapkan mampu menjadi batu loncatan yang berharga di jenjang pendidikan berikutnya.
Kontributor: Bathilda H. Pranandanty









