Berita


STUDY TOUR KE DAERAH PERBATASAN (SMPN 1 BADAU)

Sabtu pagi tanggal 5 November 2016, langit di putussibau tampak cerah, secerah hati anak-anak SMP Karya Budi yang tampak begitu ceria, karena mau kunjungan ke SMP Negeri 1 Badau. Kegiatan ini merupakan program tahunan SMP Karya Budi. Jumlah siswa-siswi yang mengikuti kunjungan ini, berjumlah 75 orang dan dibagi dalam tiga  buah Bis. Sebelum berangkat tidak lupa berdoa dulu, agar dilancarkan dalam perjalanan dan sampai ketempat tujuan dengan selamat. Doa keberangkatan dipimpin lansung oleh Pastor Kondrandus Hancu, SMM, selaku pastor kepala Paroki HSPMTB Putussibau.

Sekitar pukul 7.15, setelah semua penumpang naik, Bis DAMRI yang mengangkut rombongan siswa-siswi SMP Karya budi, mulai melaju ke arah utara Kabupaten Kapuas Hulu, menuju kecamatan Badau, yang berbatasan langsung dengan Negara tetangga Serawak Malaysia.

Selama perjalanan berbagai macam tingkah polah yang dilakuan anak-anak untuk mengusir kejenuhan, ada yang bernyanyi-nyanyi, ada juga yang bersenda gurau dengan teman yang lain, atau mengoda kawan yang ada di bis lain, ada juga yang menikmati lagu melalui Headset. Kondisi jalan yang dilalui medannya naik turun, dan  banyak sekali tikungan-tikungan yang tajam, membuat sebagian anak-anak yang fisiknya tidak kuat, mengalami mual akibat mabuk perjanalan. Ada juga yang sampai mengeluarkan isi perut alias muntah. Akibat  kejadian ini kontan saja membuat penumpang yang lain menjadi geger, ada yang ikutan mual, mungkin  ada juga yang jengkel bahkan marah kali ye.., tapi apa mau di kata, khan nggak sengaja ya kan Bro.

Perjalanan panjang yang sungguh mengasikkan, karena bersama teman-teman seperjuangan, namun sangat melelahkan. Selama perjalanan, bamyak sekali melewati kampung-kampung.

Ada juga yang lansung menuju bilik termenung kate orang Malaysia alias toilet, untuk buang air kecil. Dan ada juga yang mau mengeluarkan isi perut, akibat mual karena mengalami mabuk perjalanan.

              Setelah istirahat kurang lebih satu jam, tenaga pun sudah kembali pulih, dan perut pun sudah kenyang. Bis DAMRI yang ditumpanggi anak-anak SMP Karya Budi, kembali melanjutkan perjalanan menuju kecamatan Badau. Jalan yang berkelak-kelok, dengan medan yang naik turun masih menjadi pemandangan yang biasa. Kami melewati beberapa kampung warga, yang ada di wilayah kecamatan Embaloh Hulu. Diantara kampung-kampung itu dikiri kanan jalan, masih banyak terdapat hutan, dengan  pohon-pohon yang besar, berdiri tegak dengan gagah, yang terlihat masih asli dan terjaga.

Akhir nya bis pun menaiki tanjakan genting Lanjak, setelah sampai di atas terlihat jelas indahnya panorama Danau Sentarum, yang membentang luas, dari kejauhan. Pandangan terbingkai indah oleh rimbunnya pepohonan khas tropis yang menghiasi di kiri-kanan jalan. Danau sentarum merupakan kawasan yang eksotik terletak dijantung Kal-Bar, dengan luas 132.000 Hektar, berada di Kecamatan Batang Lupar, calon Kabupaten Benua lanjak. Dan Bis yang membawa rombongan siswa-siswi SMP Karya Budi terus melaju, melewati jalan beraspal mulus. Dan akhirnya kami sampai ke jalan berbatu-batu yang masih dalam tahap pengerjaan, truck-truck besar yang lalu lalang, nampak sibuk mengangkut material batu pasir untuk menimbun jalan, mengakibatkan jalan menjadi sangat berdebu, sehingga kendraan yang berada didepan nyaris tak terlihat.

Matahari sudah meninggi, waktu sekitar pukul 12.30, kami tiba di kota Badau.  Di Badau ada pemandangan yang mencolok, di depan rumah warga yang tampak sederhana, berjejer mobil sedan kecil berjenis kancil, Dathitsu, Taruna, Hellux, bahkan pajero dan sungguh tak diduga dikota kecil seperti ini ada pemandangan seperti itu. Keadaan seperti ini mungkin tidak kita temui dikota kecamatan lain. Dan kamipun lansung menuju ke Sekolah yang memiliki visi “ Berprestasi Tinggi dan berpegang Teguh pada Moral dan Budaya Bangsa” yaitu SMP N 1 Badau. Siswa-siswi Nampak berbaris rapi dikiri kanan jalan yang akan kami lewati, untuk menyambut kedatangan kami. Di tenggah panas terik mata hari siang, kami sempat menunggu beberapa saat, karena Bis 1 sempat tersesat. Setelah Bis 1 datang, acara penyambutanpun berlangsung, dengan diiringgi suara gong, para gadis yang merupakan siswa SMP N 1 Badau, dengan lemah-gemulai menarikan tarian penyambutan tamu khas Dayak Iban. Dengan prosesi pengalunggan dengan sebuah kalung manic khas dayak, kepada Bapak Wilhelmus Sukur, S.S, artinya kami diterima secara resmi menurut adat suku Dayak. Dan kami mulai masuk satu persatu menuju halaman sekolah, dengan besalaman dengan siswa-siswi, yang sudah menunggu kedatangan kami.  Setelah sampai kami langsung menuju ke ruang yang sudah disediakan bagi kami. Setelah istirahat dilanjutkan dengan acara serimonial, dengan kata sambutan dari kepala SMP N 1 Badau, dan sambutan kepala SMP Karya Budi. Acra ini ditutup dengan penampilan Kelompok LKBB SMP N 1 Badau, yang unjuk kebolehan, pertunjukan ini spontan saja mendapt sambutan beberapa kali tepuk tangan yang meriah, dari yang hadir.

Sore sekitar pukul 14.15 menit kegiatan dilanutkan dengan pertandingan volley, putra dan putri, dan  ada juga pertandinagn  volley antar guru-guru SMP N1 Badau vs guru-guru SMP Karya Budi. Semua pertandingan Volly, berhasil demenangkan oleh SMP N 1 Badau. Selain pertandingan volley ada juga pertandingan Bulu Tangkis, dan dalam pertandingan ini yang keluar sebagai pemenang adalah SMP Karya Budi. Dan ada juga pertandingan takraw, yang dimenangkan dengan angka mutlak oleh SMP N 1 Badau. Kegiatan pertandingan sore ditutup dengan pertandingan futsal, yang berlansung cukup seru, team futsal SMP Karya Budi sempat ketinggalan dengan scor 2 : 0, dan akhirnya pertandingan ini, berhasil di menangkan oleh team futsal SMP Karya Budi.

Setelah selesai mandi sore, waktu sekitar pukul 18.00 atau jam 6 petang, tiba saatnya makan malam bersama, yang disediakan dan dilayani oleh anak-anak SMP N 1 Badau.

Pada malam hari kegiatan dilanjutkan dengan pentas seni, yang menampilkan kreativitas anak-anak SMP Karya Budi dan anak-anak SMP N 1 Badau. Berbagai atraksi ditampilkan  dalam acara ini, mulai dari tradisioanal dance, tari kreasi, modern dance, poco-poco, vocal grup , aktraksi pncak silat, sampai pembacaan puisi. Dan hal ini sungguh diluar espektasi saya, ternyata kreativitas anak-anak di perbatasan ini, sungguh luar biasa dan harus diakui dan saya pribadi sangat salut, dan saya berikan 2 jempol untuk SMP N 1  Badau.  Dan suasana malam semakin hangat dengan penampilan pak Wilhelmus Sukur, yang menanyikan beberapa lagu dangdut, dan mengajak semua yang hadir untuk berjoget ria, yang dilanjutkan oleh penampilan guru-guru SMP N1 Badau,  yang unjuk suara dengan menyanyikan beberapa lagu berirama dangdut,. Pak Erik dan Pak Niko pun tidak ingin ketinggalan untuk memeriahkan suasana. Pak Erik menyanyikan beberapa lagu wajib yang biasa dinyanyikan beliau. Dan pak Niko kembali membuat heboh suasana dengan lagu berjudul Karmila, dari Farid Harja, seraya mengajak yang hadir untuk berjogetria. Acara hiburan berakhir sekitar pukul 10, 40 malam, dan rombongan SMP Karya Budi kembali ke SMP N 1 untuk beristirahat.

Sesampai di sekolah lansung ganti pakaian tidur, karena malam sudah larut. Sudah waktu untuk beristirahat. Ada beberapa anak yang kelihatan keluar untuk pergi ke WC.  Sebelum tidur kita berdoa dulu, mohon perlindungan Tuhan. Konon menurut warga yang tinggal disekitar itu dan cerita dari beberapa orang guru, ditempat itu pernah terjadi kecelakaan lalu lintas, dan itu terjadi belum lama ini. Kecelakaan ini mengakibatkan korban meninggal dunia. Dan kejadian itu terjadi tepat dibelakang ruangan tempat rombongan menginap.  Dan juga, menurut cerita warga setempat, arwah dari orang yang meninggal ini suka mengganggu orang, dan merasuki orang, sehingga menyebabkan orang kerasukan.

Walaupun sudah larut malam, ternyata  tidak juga bisa lansung tidur, mata seakan-akan engan untuk terpejam, masih ingin berbagi keceriaan dan suka-duka, ingin berbagi cerita, dengan teman terdekat, baik yang perempuan maupun yang laki-laki. Ada yang bergurau, tiba-tiba terdengar gelak-tawa yang cukup keras, ada yang menganggu temannya yang sudah tidur duluan. Walaupun cukup lama ndak bisa tidur, akhirnya tertidur juga, dan keadaan semakin sepi dan malam semakin dingin. Saat tidur sudah pulas, eh ternyata ada yang ngigau, tentu saja kejadian ini, membuat teman-teman yang berrada disekitar itu menjadi tersenyum dan tertawa geli.

Walaupun tidurnya sudah larut malam, ternyata bangunnya sangat cepat.  Sekitar pukul 04.00 subuh, sudah banyak yang bangun. Hal ini tentu saja menyebabkan suasana pagi yang hening itu, berubah menjadi riuh. Walaupun tenggah tidur nyeyak, dan masih enggan membuka mata, karena masih terasa mengantuk,  terjaga  juga, oleh keributan yang terjadi diruang sebelah. Pada hal masih ingin menarik selimut dan tidur lebih lama lagi.

Setelah bangun, ada yang bergegas pergi mandi untuk membersihkan diri disungai.  Setelah semua nya selesai mandi dan ganti pakaian, sebelum pergi ke Gereja, kita sarapan nasi goreng dulu, biar tidak kelapan sehingga bisa konsentrasi berdoanya. Dan dalam misa ini SMP Karya budi yang bertugas, baik jadi lector, Mazmur, maupun bertugas koor. Dan tugas pelayanan ini, bisa dijalankan dengan baik dan berlansung dengan lancar.

Selesai msia agenda berikut adalah mengunjunggi PPLB (Pos Pemerikaan Lintas Batas) Indonesia Malaysia. Bis yang membawa rombongan SMP Karya budi, segera meluncur menunju tapal batas Negara. Sesampai di PPLB, tidak semudah yang dibayangkan, pak Monsi sempat bernegosiasi dengan petugas yang ada disitu, sempat dipersulit dengan alasan ada kegiatan proyek, tapi akhir nya kami dijinkan masuk., dengan catatan mobil tidak dibawa masuk. Setelah sampai di PLB milik Indonesia, kami ingin mengabadikan kenangan tesebut dengan photo bersama di PPLB Malaysia. Pak Jarob, yang adalah  paman pak Erik, yang merupakan guru senior di SMP N 1 Badau, yang sudah  tiga puluhan tahun tinggal di daerah itu,  dengan kepala SMP Karya Budi pak Wilhelmus Syukur mencoba untuk bernegosiasi, dengan para Polis, penjaga PPLB Malaysia, tetapi tetap saja tidak di ijinkan untuk berfhoto di wilayah tersebut. Setelah tahu bahwa kami tidak di ijin kan untuk berphoto bersama diwilayah Malaysia, tersirat jelas kekecewaan diwajah sebagain dari kami. Kami tetap saja mengambil photo bersamam tapi agak jauh dari PPLB Malaysia. Setelah puas berphoto bersama, kami pun kembali ke markas kami di SMP N 1 badau. Setelah sampai kamipun mengemas pakaian kami masing-masing.

Setelah selesai mengemas pakaian, kami mengikuti acara penutup. Acara ini diisi dengan kata sambutan oleh Kepala SMP N 1 Badau, dan Kepala SMP karya Budi. Dalam sambutannya Kepala SMP Karya Budi, menyatakan salut dengan SMP N 1 Badau, walaupun beragam atau pluralitas dari segi suku dan agama, tapi bisa kompak. Dan kretivitas yang dimiliki oleh siswa-siswi SMP N 1 Badau, sungguh-sungguh  luar biasa dan ini di luar spektasi beliau, dan mengatakan kami SMP Karya Budi, banyak belajar dari SMP N 1 Badau.  Acara ini diakhiri dengan joget bersama, walaupu udara siang itu terasa panas dan keringat mengucur deras, tapi tetap aja seru. Tapi sayang tempatnya agak sempit, sehingga banyak mau ikutan berjoget mengurungkan  niatnya.

Sebelum pulang anak-anak SMP karya Budi mengadakan operasi semut alias kegiatan bersih-bersih. Selesai bersih-besih kami akhirnya, kami mohon pamit dengan bersalaman dengan siswa-siswi dan guru-guru SMP N 1 Badau. Dan setelah pamit, kamipun naik ke Bis Kami masing-masing. Dan kendraan yang membawa kamipun, beranjak untuk meninggalkan kota Badau. 

Dalam perjalanan kami mapir kembali di puncak genting Lanjak, untuk menikmati keindahan danau sentarum dari kejauhan . Dari atas terlihat jelas keindahan hamparan Danau yang membiru,   dihiasi dengan kurang lebih 20 pulau besar dan kecil, yang Nampak tertata dengan indah, memanjakan mata. Sungguh sebuah karya ajaib dari Sang Pencipta. Diantaranya Bukit tekenang yang terlihat agak menonjol, pulau Melayu dan Pulau Sepandan.  Kawasan Danau sentarum sejak Tahun 1999, ditetapkan menjadi taman Nasional. Taman Nasonal Danau sentarum memiliki keanekaragaman hayati, dan tercatat sebagai salah satu habitat ikan air tawar terlengkap di dunia. Kenyataan ini tentu saja membuat kita menjadi bangga. Danau sentarum juga menyungguhkan  keindahan alam yang tak terhingga, sehingga membuat kita betah berlama-lama berada ditempat ini. Maka tak heran kalau di juluki “ The Last Paradise”.wah seru bangat ya… ya donk.  Mohon maaf Karena keterbatasan tempat, tulisan ini  terpaksa  harus saya akhiri sampai disini, semoga ada hikmahnya, sampai jumpa dikunjungan berikutnya. P.J.

 

 

 

 

 

 

 

 

PPDB Online


PPDB Online

Kontak


Alamat :

Jl. Ahmad Yani No. 35 Putussibau

Telepon :

081254844983

Email :

smpkaryabudi21@gmail.com

Website :

http://smpkaryabudiputussibau.sch.id

Pengumuman UN


Pengumuman UN

Banner


Banner